Rabu, 23 Oktober 2013

Ik Hou Van Je chp2



IK Hou Van Je (Chapter 2)


Main cast:
Beneepa Greeny Rarun (You)
Bebbhy Alova Rarun(Sister)
Arthur Borland (Beneepa’s Boyfriend)
Sammy Jo (Mr. X)
Denis Young (friend in the class)
Catatan             : Cerita ini asli, hanya main castnya yang aku ganti. Jadi jika ada kesalahan atau kesamaan cerita atau nama, mohon maaf. Oh bagi yang tidak mengetahui ik hou van je akan ku beritahu, itu adalah bahasa belanda yang artinya “aku mencintaimu”.
Happy Reading
“Kau puas sekarang? Hubunganku dengannya sudah berakhir. Apalagi yang kau inginkan? Aku benci Sammy, tapi aku lebih membencimu Bebbhy. Kau bukan kakakku”. Amarahku membuncah ketika ia menghampiriku di lantai atas. “Aku tak bermaksud begitu, hanya saja aku khawatir”. Si gadis bermata indah itu berujar padaku. “Diamlah, jangan berbicara sepatah katapun padaku. Aku membencimu, sangat membencimu”. Teriakku padanya, selama ini aku belum pernah semarah itu padanya. Aku tak pernah marah padanya meski hidupku berbeda dengannya, dia adalah gadis bermata indah kebanggaan keluarga. Mereka semua tak pernah memandangku, semua itu hanya untuk Bebbhy. Semua keluarga akan melakukan apapun untuknya, tapi tidak untukku. Hanya untuk membeli tas sekolahpun aku harus menabung menyisihkan uang saku selama dua minggu, pulang dan pergi sekolahpun aku harus berjalan kaki demi membeli sebuah tas sekolah. Hanya pamanku yang mengerti aku, dia bahkan rela mengantarku pergi sekolah padahal aku tau dia sama sekali belum tidur hari ini mengingat banyaknya pekerjaan yang mengharuskan ia lembur.
“Brakk”. Aku membanting pintu kamarku begitu keras kemudian menjatuhkan tubuhku diatas tempat tidur dan terisak. “Dia tidak datang, dia membenciku”. Ujarku dibarengi isakkan.
Keesokan harinya..
Seperti biasa, hal pertama yang kucari saat melewati gerbang sekolah adalah kuda besi berwarna biru miliknya. Tapi kali ini aku sama sekali tidak tersenyum, hari ini hari pertamaku memasuki kelas baru. Ya aku sudah naik kelas dua SMA, awal yang buruk mengetahui jika Arthur juga ikut program yang sama denganku. Namun kali ini kami tidak satu kelas lagi, hanya bersebelahan. Gadis bermata indah kebanggaan keluargaku pun sudah tak ada lagi di rumah, mengingat ia seorang mahasiswa sekarang. Baguslah, berarti aku tak perlu melihatnya.
Mengapa sulit mengaku cinta padahal ia ada..
Dalam rinai hujan dalam terang bulan juga dalam sedu sedah..
Mengapa berat ungkapkan cinta padahal yang terasa..
Dalam rindu dendam hening malam cinta terasa ada..
Dering ponselku berbunyi, “nomor handphone siapa ini?”. Heranku dibarengi menautkan halis. Beberapa kali nomor asing itu menggangguku, akupun kesal dan mengangkatnya enggan bahkan malas. “ Hallo siapa ini?”. Aku memulai pembicaraan dengan si penelepon. “Sepertinya kau tidak bersemangat, bahkan kau lupa padaku. Aku Sammy”. Ujar si penelepon yang ternyata manusia jahat itu, mau apa dia?.
“Mau apa kau menelponku? Kalau kau menelponku untuk menanyakan kakakku kenapa kau tidak langsung saja padanya? Jangan menggangguku”. Jawabku ketus. Manusia jahat itu malah cengengesan tidak jelas, kalau saja dia ada di depanku sudah kutelan hidup-hidup. “Jangan marah begitu padaku, aku mencintaimu Beneepa”. Katanya. “ Tapi aku sama sekali tidak memiliki perasaan yang sama denganmu Tuan Sammy Jo, jadi lupakanlah aku. Jangan pernah menggangguku”. Masih dengan ketus aku menjawabnya dan memutuskan percakapan dengannya secara sepihak.
Kulirikkan kepalaku kekiri dan kekanan, suasana hari ini membuatku bosan. Hari ini belajar tidak begitu efektif, hanya membentuk struktur organigram dan piket kelas. Aku keluar kelas bersiap untuk pulang, seketika itu pula tubuhku menegang melihatnya. Arthur Borland, apa kau baik-baik saja? Aku disini, lihatlah aku. Aku begitu menderita Arthur, sungguh. Tolong aku Arthur. Batinku menjerit kala melihatnya sedang bersenda gurau bersama teman-teman kelas barunya.
Kulangkahkan kakiku menuju gerbang sekolah untuk pulang, tapi celakanya aku melewati kelas itu. Kelas yang penuh dengan kenanganku bersama Arthur.
Flashback..
“Hei, kenapa kau tidak begitu bersemangat? Ada apa denganmu?”. Ujar Arthur menghampiriku yang sedang duduk dibangku urutan belakang setelah pelajaran bahasa usai. “Arthur, apa aku adalah orang yang jahat?”. Balasku dengan mata yang berkaca-kaca. “Tidak kau orang yang baik Beneepa, kenapa kau bertanya seperti itu? Kau bisa bercerita padaku jika kau mau”. Ujarnya dengan senyum yang lembut. Akupun terisak dan menceritakan semuanya, bahwa kemarin ada seseorang yang menyebutku br#ngs#k. “Apa? Denis bilang begitu padamu? Akan kuberi pelajaran dia tenanglah”. Belanya padaku. “Tidak,  aku tidak mau dia semakin menghinaku Arthur”. Ujarku sembari menghapus air mataku. “Kalau begitu kau jangan menangis lagi, jika kau menangis lagi akan kupastikan Denis si bocah hitam itu mendapat pelajaran”. Ujar Arthur sembari tersenyum dan mengusap puncak kepalaku, mengacak rambutku lebih tepatnya.
Flashback end..
Aku menutup mataku menghirup udara sebanyak mungkin yang kubisa. Saat ini aku berada di taman belakang sekolah. Aku tidak bisa pulang saat ini, seharusnya aku tak melewati koridor itu. Koridor itu penuh dengan kenanganku dengannya, apa ia masih mengingatnya? Lebih baik untuk saat ini aku tetap berada disini, sampai waktu yang tepat untuk pulang.
TBC





Selasa, 22 Oktober 2013

Ik Hou Van Je chp1



Ik Hou Van Je (Chapter 1)

Main cast:
Beneepa Greeny Rarun (You)
Bebbhy Alova Rarun(Sister)
Arthur Borland (Beneepa’s Boyfriend)
Sammy Jo (Mr. X)
Jhonny Countess (the second Mr. X)
Catatan     : Cerita ini asli, hanya main castnya yang aku ganti. Jadi jika ada kesalahan atau kesamaan cerita atau nama, mohon maaf. Oh bagi yang tidak mengetahui ik hou van je akan ku beritahu, itu adalah bahasa belanda yang artinya “aku mencintaimu”.
Happy Reading

“sebaiknya kita akhiri hubungan ini sampai disini”
Itu hal bodoh yang dulu pernah kukatakan..
            Semilir angin menerpa rambut ikal coklat panjang seorang gadis yang sengaja digerai. Sudah berjam-jam ia duduk dibangku taman belakang sekolah menunggu seseorang, namun yang ditunggu tak kunjung memunculkan batang hidungnya. Membuat sang gadis menangis dan menggigit bibir bawahnya menahan sakit yang sedang ia rasakan dalam hatinya.
Flashback..
“sebaiknya kau akhiri hubunganmu dengannya. Kau taukan Sammy temanku itu menyukaimu? Dan dia itu tipe orang yang bisa dikatakan mmm.. akan menyingkirkan hal yang mengganggunya. Termasuk Arthur kekasihmu, jangan sampai dia melukai Arthur” kata kakakku dengan wajah panik.
“Bukankah dia sudah kutolak? Jadi untuk apa aku memutuskan kekasihku?”. Aku tak mau memutuskan hubunganku yang baru seumur jagungpun berujar. Sungguh hal itu sangat ku benci, dan aku benci teman kakakku itu.
Keesokan harinya..
“kau sudah mengakhiri hubunganmu dengannya?”. Ujar kakak perempuanku yang beberapa hari ini sangat menyebalkan bagiku. Hah, kenapa beberapa hari ini dia selalu menanyakan hal itu?. “Belum, dan aku tidak mau. Kau dengar? Oh ayolah takkan ada hal buruk yang terjadi, aku mencintainya”. Ujarku yang mulai kesal dengan ocehannya. “kalau kau mencintainya, kau harus mengutamakan keselamatannya. Sammy itu tidak main-main, lihatlah pesan singkat yang ia kirim padaku”. Ujarnya lagi.
Hah, melihat pesan singkat dari pria gila itu pada kakakku membuatku geram. Kenapa kakakku bisa mempunyai teman jahat seperti dia? Dosa apa yang kulakukan di masa lalu, kenapa begini nasibku? Sepertinya malam ini aku tidak akan bisa tidur.
“kau tidak bisa tidur?”. Tanya kakakku. “hanya orang gila yang bisa tidur nyenyak dalam kondisi seperti ini”. Jawabku ketus. “maafkan aku, seharusnya aku tak membawamu saat ingin menemui Jhonny”. Permintaan maaf kakakku dengan wajah yang ditekuk sebagai bentuk penyesalannya. Ya kakakku menyukai seorang pria yang pernah kusukai juga namanya Jhonny Countess, tapi semua itu sudah berubah setelah Arthur hadir dalam hidupku. Jhonny adalah sahabat Sammy si manusia jahat itu, kasihan sekali Jhonny harus memiliki sahabat seperti itu.
Keesokan malam harinya..
Apa aku harus mengakhiri hubungan ini? Batinku berujar. Tapi aku tak ingin, namun bayangan-bayangan dan ucapan-ucapan gadis yang lebih tua 20 bulan dariku itu selalu muncul dalam benakku. Bagaimana jika Arthur benar-benar celaka? Dengan ragu akupun mengambil ponsel berlayar touch itu, ku kirim pesan singkat pada arthur dengan perasaan tak menentu. Tanganku bergetar hebat kala akan menekan tombol send pada layar ponsel itu. Tuhan jika memang ini akan menyelamatkannya, aku rela melakukan apapun termasuk melukaiku sendiri. Akupun memantapkan diri untuk menekan tombol send pada layar ponselku, dan bersiap untuk menangis saat ini.
Arthur’s Room
Aku tersenyum melihat ponselku berdering menampilkan nama My Beloved. Dan itu artinya kekasihku mengirim pesan padaku..Tapi saat aku membaca pesan singkat itu,hatiku sakit. Ada apa ini? Kenapa ia memutuskanku? Beneepa apa yang terjadi padamu?
“apa aku harus menemuimu dihalaman belakang sekolah besok?” ujar Arthur.
Flashback end.
Seorang gadis beranjak dari kursi yang sudah ia duduki beberapa jam yang lalu, ia menghela nafas berat mengingat seseorang yang ia tunggu tak kunjung datang. Hari ini ia akan menjelaskan alasannya mengakhiri hubungan dengan sosok pria itu, setelah tadi malam mengirim pesan singkat. Iapun pergi meninggalkan tempat itu dengan langkah gontai, menyimpan dendam dan juga kebencian. Ia benci Sammy si pria jahat itu, namun ia lebih membenci kakak perempuannya. Bebbhy Alova Rarun.
TBC

Senin, 07 Oktober 2013

in the rain



In the rain






            Air merupakan salah satu sumber kehidupan makhluk hidup..
            Pada dasarnya, makhluk hidup sebagian dari tubunya terdiri dari air. Makhluk hidup dapat bertahan selama satu bulan tanpa makan, namun makhluk hidup hanya bisa bertahan selama satu minggu tanpa air..

Kau pernah bertanya padaku..
“mengapa gadis sepertiku sangat menyukai hujan?”
            Aku suka bermain air,, simple-kan?
Tapi jika kau mengerti makna yang sebenarnya, reaksi apa yang akan kau tunjukkan?
            Aku menyukai gemericik air hujan,, sensasi hujan yang menyerbu tubuhku sungguh menggelikan.. Dinginnya air hujan membuatku sadar akan suatu hal,  bahwa setiap kedinginan pasti ada kehangatan..

            Ya,, kehangatan
            Kehangatan yang aku rasakan dalam hatiku..

Aku dapat mencium aroma khas tanah yang tandus saat terguyur hujan..
Ketika hujan turun,, entah kenapa aku merasa ada kau yang sedang mengamatiku,, mengawasiku dari jauh..
            Membuatku bahagia memikirkannya,, tanpa sadar seulas senyum tersemat diwajahku.. Aku selalu tertawa saat hujan..
            Dan jika hujan turun saat aku sedang merasa sedih,, aku akan merasa aman..
            Kau tau kenapa?
Aku tidak akan ketahuan menangis ditengah derasnya hujan..

            Karena orang-orang akan beranggapan bahwa air yang ada dipipiku adalah air hujan,, bukan air mata..

Adakah seseorang yang ingin menemaniku ditengah hujan?

Minggu, 06 Oktober 2013

you're my dandelion


You’re my dandelion


Ini terinspirasi dari cerita fiksi dengan judul my dandelion karya vankyu (@bluavania)
Ada kata-kata yang aku suka dan aku tulis ulang di sini


Apa kau tau..
Sebelum bunga dandelion berubah menjadi putih dan rapuh..
Mereka berwarna kuning, cerah dan kuat?

Bunga dandelion sebenarnya berwarna kuning cerah, lama-kelamaan bunga ini mengering dan gugur. Kemudian muncullah serbuk-serbuk putih yang cantik..
Aku tidak pernah memperhatikan bunga dandelion ini secara serius, tapi semua berubah saat seorang manusia bodoh dengan seenaknya masuk kedalam kehidupanku dan dengan rakusnya menempati hatiku tanpa ada satupun celah..
Bagiku orang itu menggambarkan bunga dandelion. Awalnya memang tidak terlihat, namun semakin hari terus menarikku dengan pesona yang ia miliki.
Selalu berusaha untuk tegar dan sok kuat..
Tidak pernah ingin terlihat lemah..
Tidak pernah mau kalah dengan keadaan..
Sama dengan bunga dandelion..
 Walaupun dia mengering dan mati, namun tetap bertahan bahkan berubah menjadi sosok bunga yang luar biasa.. Saat melihatnya tersenyum, rasanya seperti ada yang memompakan semangat masuk kedalam diriku. Manusia bodoh ini seperti vitamin bagiku, seperti obat yang membuatku candu.
Manusia bodoh itu bunga dandelionku..
29632_531942096816699_685186540_n.jpg


Orang bilang bunga dandelion bisa mengabulkan permintaanmu,,
Tutup matamu,,
Ucapkan dalam hati apa yang
 kau inginkan,,
Lalu kau tiup bunga dandelion itu,,
Dan harapanmu pasti akan terkabul..